Halaman

Rabu, 12 Agustus 2009

PADA KUMBANG PENGISAP MADU:


Tapi aku tetap menunggumu
Menunggu begitu jenuh
Bahkan menantimu berlari padaku

Juni 2009

MEMORIES (2)


Kepada: Kunang-kunang

Malam belum larut.
Saat ku temukan banyak jejak tercecer
di pelataran pustaka, di beringin tua, di jejeran bangku bis kota,
di gedung bertabur aksara, di sinyal HP tua, bahkan di buih dan pasir pantai.
Semua menjadi pigura hidup.
Hingga ku resah mana yang harus ku ukir
Ragu mana yang harus ku lukis dalam kanvas cerita
Peristiwa tentang kita masih menggumpal di sudut ruang hati
Malam belum larut
Dan aku kembali basah

Juni 2009

Senin, 22 Juni 2009

SOSOK


Dia muncul lagi
Menguak kamar lembab
Menabuh nyanyian
Ngelangut hari

Dia muncul lagi
Menebar senyum peri
Dengan mata bola dan gigi drakula
Mengisap empu kamar

Seperti datangnya
Menguak kamar lembab
Menyisakan lubang luka
tak bertepi

Seperti datangnya
Senyum peri makin peri
Mata bola redup
Cahaya lindap